Dildaar80's Weblog

Nabi Muhammad s.a.w. dan Kucing

Posted on: 21 April 2010


Agan-agan pasti sering denger kalau Nabi Muhammad s.a.w. suka banget sama kucing, tapi emg nabi sayang semua binatang dan mereka semua diperlakukan mulia. Bnyk kisah2 ttg kucing (karena kucing memang binatang yang banyak berkeliaran disekitar manusia). Bahkan nabi juga memiliki kucing peliharaan. Stiap Nabi menerima tamu di rumah, nabi SELALU ngegendong mueeza (nama kucingnya) dan ditaruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang paling nabi demen:’Mueeza selalu mengeong ketika mendengar azan, seolah-olah ngeongnya ky ngikutin lantunan suara adzan’

Nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan layaknya menyanyangi keluarga sendiri. Terus, pernah juga nabi mau ngambil jubahnya, eh ada Muezza lagi bobo diatasnya.. Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri mueeza dari jubahnya supaya ga ngebangunin Muezza. Pas Nabi pulang ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk kepada majikannya. Sebagai balasan, nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan kucing itu. Nabi menekankan di beberapa hadis bahwa kucing itu tidak najis. Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci.

Kenapa Rasulullah Saw yang buta baca-tulis, berani mengatakan bahwa kucing suci, tidak najis? Lalu, bagaimana Nabi mengetahui kalau pada badan kucing tidak terdapat najis?

Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri. Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia. Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya.

Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.

Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri.
Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.

Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya.

Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.

Dan hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan. Ia lebih bersih dari manusia.

Sisa makanan kucing hukumnya suci.
Hadis Kabsyah binti Ka’b bin Malik menceritakan bahwa Abu Qatadah, mertua Kabsyah, masuk ke rumahnya lalu ia menuangkan air untuk wudhu.
Pada saat itu, datang seekor kucing yang ingin minum.
Lantas ia menuangkan air di bejana sampai kucing itu minum.
Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.” Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu heran?”
Ia menjawab, “Ya.”
Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa Nabi SAW prnh bersabda, “Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),”
(HR At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).

Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah. Lalu, beliau berkata, “Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.” Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.
Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”

Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yang menerangkan bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur.
Namun, ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat untuk menaruhnya. Sayangnya, setelah Aisyah menyelesaikan shalat, ia lupa ada bubur. Datanglah seekor kucing, lalu memakan sedikit bubur tersebut. Ketika ia melihat bubur tersebut dimakan kucing, Aisyah lalu membersihkan bagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya. Rasulullah Saw bersabda, “Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling.” Aisyah pernah melihat Rasulullah Saw berwudhu dari sisa jilatan kucing, (HR AlBaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni).

Hadis ini diriwayatkari Malik, Ahmad, dan imam hadis yang lain. Oleh karena itu, kucing adalah binatang, yang badan, keringat, bekas dari sisa makanannya suci. Zaman dahulu kucing dipakai untuk terapi. dengkuran kucing yang 50Hz baik buat kesehatan selain itu mengelus kucing juga bisa menurunkan tingkat stress..

sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3619356

Iklan

11 Tanggapan to "Nabi Muhammad s.a.w. dan Kucing"

Bagaimana dengan kucing yang makannya di tempat sampah. Apakah instrumen yg ada d mulut dan kulitnya juga menjamin kesehatannya.Trus habis makan d TPS terus dia keluyuran di ruang makan kita, dan menyentuh makanan d meja, sehat gak tuh?

Ya nggak lah..kucing nabi khan kucing rumahan jadi sudah diketahui kebersihannya..

akk juga syang koo ma kucing .
bahkan aku mnagis bla mlihat ia klaparan ???

sdh 1 mgu ne kucingku mati… sampe skg msh sdh klo ingat tingkahna yg lucu dn menggemaskan… kluargaku jg pd syg ma kucingku it.. dl ak menemukan dipasar dlm keadaan tangana hbs kelindas ato ketabrak motor/mbl mgkn… ak menghmpiri krn dy ngeang ngeong trus.. wkt ak dekati ak ga tega dn bhkn mau nangis liat keadana yg gbs jln, berdarah, dn hampir mati… lalu ak bw kerumah dn ak plihara… ibu bpk dn kakaku ikt merawat krn ak hrs balik kesemarang untuk kuliah.. wktu itu kucingku msh kecil bgt… bhkn kyna msh nyusu sm ibuna… stlh 2mgu dirawat dn ak balik krmh dy bs jalan.. dn lsg menghampiri ak ketika ak tau ak yg buka pagar rmh… spt dy tau klo dl ak yg menolongna dn dy menaik naikkan kedua tangana di bdnku.. spt menunjukkan bhwa tangana sdh sembuh.. dn dy menjilati kakiku spt mnunjukkan rasa terima kasih.. tp stlh 3 bulan (waktu yg cuma sebentar)… ALLAH sdh mengambil nyawana… tdk memungkiri betapa sedihna ak, sdh 1 mgu mati tp ak msh sedih.. Dia kucing yg pintar.. setiap pagi ibuku blanja dia slalu ikut.. setiap bapakku pergi kmh tetangga dia slalu ikut dan sampai bapaku plg kerumah dia jg ikut pulang.., dn klo siang dia tidur diatas pohon mangga… Ya ALLAH berilah hambaMu ini kesabaran dan keikhlasan trhdp semua ini…

“Ya Allah kokohkan dan tetapkanlah hatiku pada agamamu dan lunakkan hatiku untuk taat kepada wali-walimu dan perlakukanlah aku (dengan hal tersebut) untuk mentaatimu”

aamiin.. yaa robbal ‘aalamiin

sbagai pcinta rasul maupun kucing….
Brkat mmbaca blog ini jdi tau mngapa slama ini mngapa syangku sma kucing ga ada gantiny….

wow, amazing, visit back ya, http://ekoendya.wordpress.com

oke..insya Allah

Namanya bagus… Mueeza….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 27 pengikut lainnya

April 2010
M S S R K J S
« Mar   Mei »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Top Rating

RSS Berita Detik

%d blogger menyukai ini: