Dildaar80's Weblog

Simposium antar Agama

Posted on: 2 Juni 2009


Agama-agama besar di dunia kelihatannya memiliki perspektif yang sama mengenai masalah kekayaan.

Sebuah symposium antar agama yang diadakan di Sheridan College pada hari Kamis, mengadakan dengar pendapat dari wakil masing-masing agama mengenai tanggapan mereka terhadap krisis ekonomi global melalui sudut pandang spritualitas dan menawarkan solusi yang potensial untuk masalah tersebut.

Dan walaupun terdapat banyak perbedaan pandangan, namun dalam beberapa hal, muncul kesamaan pendapat. Para pemimpin agama setuju, bahwa meningkatkan kekayaan bukanlah hal yang buruk, -malah hal tersebut menunjukkan kepandaian dan kerjakeras seseorang- tapi mereka yang kaya, memiliki kewajiban untuk membaginya dengan yang membutuhkan.

Dalam agama Hindu, kekayaan bukanlah suatu kejahatan kata Ajit Adophia, pengarang dan kolumnis Toronto Star, mestinya kita harus bisa mengumpulkan kekayaan selama kita mendapatkannya dengan cara baik/adil.

Ia menambahkan bahwa dalam agama Hindu diajarkan untuk memberikan 10% dari pendapatan mereka untuk disedekahkan kepada yang membutuhkan, dan memiliki kewajiban Memberi sedekah kepada fakir miskin.

Naseem Mahdi, Ketua Komunitas Ahmadiya Muslim Kanada, mengatakan bahwa Islam memiliki perspektif yang sama tentang kekayaan.//

“Anda telah diberi rezeki dari kekayaan Tuhan, dan anda memiliki kewajiban untuk berbagi,” katanya menjelaskan.

Ia menambahkan bahwa Islam membutuhkan kekayaan untuk diinvestasikan kembali ke komunitas, untuk memastikan bahwa setiap orang mendapat manfaat dari uang tersebut. Pada saat suatu agama mengajarkan sebuah system yang akan mengurangi bunga pinjaman, maka ia juga menyarankan pengenaan pajak pada kekayaan yang tidak diinvestasikan.

Filosofi dari berbagi keberuntungan seseorang juga tercermin pada ajaran Yahudi, kata Tal Dehtiar, yang menyampaikan bahwa Taurat mengajarkan hal tersebut melalui analogi mengenai petani yang membiarkan apel-apelnya yang jatuh untuk diambil oleh orang lain.

Prihatin dengan akibat buruk dari pasar modern dan konsumerisme individu, adalah topik yang juga dibahas lintas agama.

Dr. Christopher Lind, seorang fellow senior dari Massey College Universitas Toronto yang mewakili umat Kristen pada symposium tersebut, dan berbicara tentang tujuan dari 11 organisasi agama besar di Kanada yang baru saja membentuk kelompok KAIROS mengatakan bahwa kelompok tersebut percaya bahwa krisis finansial global adalah kegagalan sistemik dari pasar keuangan global, yang mencerminkan krisis sistem sosial dunia dan sistem ekologi.

Di Kanada, kata Lind, krisis sosial direfleksikan oleh meningkatnya kemiskinan anak dan penggunaan sumbangan makanan, di seluruh dunia, lebih dari satu miliar orang hidup dalam kemiskinan. Pada saat yang sama, ekosistem bumi juga mengalami degradasi parah.

“Permintaan yang sangat berlebihan tidak dapat ditanggung oleh sistem finansial dan sistem ekologi kita” kata Lind. “Sumber daya bumi cukup untuk memenuhi kebutuhan setiap orang, tapi tidak cukup untuk memenuhi keserakahan setiap orang.”

Adophia juga menunjukkan keprihatinannya terhadap “keinginan manusia yang terus meningkat” terhadap rumah yang lebih besar, mobil yang lebih bagus, dan uang yang lebih banyak.

“Keserakahan adalah penyebab utama dari masalah ini.” katanya. “Kita harus mengontrol keserakahan di semua lini. Anak-anak harus dididik mengenai perbedaan antara keinginan dan kebutuhan.”//

Sekitar 75 orang menghadiri symposium tersebut, yang di selenggarakan oleh Komunitas Muslim Ahmadiyah Oakville.(Damayanti Natalia)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 25 pengikut lainnya

Juni 2009
M S S R K J S
« Mei   Jul »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Top Rated

Tweetku

RSS Berita Detik

%d blogger menyukai ini: