Dildaar80's Weblog

Suara PKS Disedot Demokrat?

Posted on: 22 Maret 2009


20/03/2009 – 15:58
R Ferdian Andi R
Mahfudz Siddiq
(inilah.com/ Raya Abdullah)

INILAH.COM, Jakarta – Kampanye Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dibanjiri kader. Ini bukti parpol tersebut jago dalam urusan mobilisasi massa. Tapi, kenapa dalam survei politik, posisi PKS tak naik? Suara mereka, ternyata, tersedot Partai Demokrat.

Dalam empat hari kampanye terbuka (17-20 Maret), PKS mampu mengumpulkan sekitar 500 ribu kader dan simpatsiannya di sejumlah titik yang tersebar di Indonesia. Sumbangan massa terbesar saat kampanye di Yogayakarta yang menghadirkan juru kampanye nasional Hidayat Nur Wahid, mantan Presiden PKS.

“Kampanye terbesar saat di Yogyakarta dengan mengumpulkan 100 ribu massa,” terang Mahfudz Siddiq anggota Tim Pemenangan Pemilu Nasional DPP PKS kepada INILAH.COM, Jumat (20/3) di Jakarta.

Setelah Yogyakarta, Padang, Sumatera Barat juga menempati daerah yang paling banyak mengerahkan massa yaitu sekitar 80 ribu kader, Rabu (18/3). Di hari yang sama, kampanye PKS di Riau diikuti sekitar 50 ribu simpatisan dan kader. Sementara di Bekasi dan Depok pada Kamis (19/3) 50 ribu kader. “Sedangkan di Jakarta di tiga tempat hari ini diikuti sekitar 75 ribu kader,” terang Mahfudz.

PKS boleh berbangga dengan membludaknya massa mengikuti kampanye mereka. Apalagi, di daerah kering PKS seperti wilayah Sumatera, muncul gejala peningkatan signifikan. Ya, seperti di Padang dan Riau itu.

Kendati demikian, petinggi PKS juga patut merenungkan hasil survei terkini. Survei Reform Institute pimpinan Yudi Latif menempatkan suara PKS tak meningkat signifikan, hanya 6,4%. Perolehan ini mengalami kenaikan (tipis) dibanding survei periode sebelumnya yang mencapai 5,2%.

Kondisi ini tak sebanding lurus dengan peningkatan suara Partai Demokrat. Parpol pengusung Susilo Bambang Yudhoyono itu mencapai angka 25,05%. Demokrat disusul PDIP 15,01%, Partai Golkar 14,49%, PKS 6,43%, dan Gerindra 6,23%.

Peningkatan suara Partai Demokrat, menurut Kholid Novianto, peneliti Reform Institute, erat kaitannya dengan penurunan suara di parpol lainnya, termasuk PKS. “Partai yang terpukul dengan peningkatan suara Demokrat adalah PKS, PAN, dan PKB,” katanya.

Survei CSIS juga mengkonfirmasikan hal serupa. Peningkatan suara Partai Demokrat juga menyedot suara parpol lainnya seperti Partai Golkar, PDIP, dan PKS. Bahkan survei Februari lalu mengungkapkan pemilih PKS paling banyak pindah ke Partai Demokrat dengan jumlah 15,4%. Sementara suara Partai Golkar yang pindah ke Partai Demokrat sebanyak 13,8% dan suara PDIP pindah ke Partai Demokrat terendah yaitu sebanyak 9,4%.

Perpindahan suara PSK ke Partai Demokrat sebenarnya juga terjawab saat kampanye Presiden PKS, Tifatul Sembiring, di Medan, Kamis (19/3). Saat ditanyakan apakah setuju PKS berkoalisi dengan PDIP dan Golkar, ribuan massa PKS menjawab tidak setuju. Namun saat ditanya jika PKS berkoalisi dengan Partai Demokrat, ribuan kader PKS Sumatera Utara itu menjawab serempak: setuju.

Apalagi dalam survei soal persespi publik tentang partai politik yang terbebas dari korupsi, PKS juga mengalami penurunan peringkat. Survei LSI, Februari lalu, menempatkan Partai Demokrat sebagai partai yang paling bersih dari korupsi. Partai Demokrat meraih 25%, sedangkan PKS nomor urut dua dengan meraih 9%.

Kondisi ini semakin sulit jika dihadapkan situasi mutakhir di PKS. Salah satu kadernya seperti Rama Pratama yang disebut-sebut oleh tersangka kasus suap Abdul Hadi Djamal ikut terlibat. Bukan kali ini Rama, tokoh reformasi, diterpa isu korupsi. Sebelumnya, dia juga diterpa kabar menerima aliran dana BI saat periode 2006-2007.

PKS tampaknya harus hati-hati dengan dugaan kasus yang menimpa kadernya. Kesan pembelaan terhadap kader yang dituduh menerima suap tampaknya akan berbuah simalakama. Proses internal PKS melalui majelis syariah, tampaknya tak cukup meyakinkan publik akan ‘kebersihan’ kadernya atas tuduhan korupsi. [I4]

Iklan

3 Tanggapan to "Suara PKS Disedot Demokrat?"

Kampanye?
Jumlah Peserta pemilu?
Caleg?
Suara?
Naas juag melihat kondisi bangsa kita saat ini…
lihat saja pada waktu hari dan jam kerja kok banyak sekali orang yang berhamburan mengikuti kampanye? Sangat jelas jumlah pengangguran yang begitu banyaknya…
80% otak keramku mengatakan demikian, selebihnya mungkin mereka emang simpatisan yang mendapat kesejahteraan dari partainya.

Salam kenal
http://ennosaja.worpress.com
Tulisan terakhirku “Aku Benci PKS”

No. comment. terserah masing-masing pembaca.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 26 pengikut lainnya

Maret 2009
M S S R K J S
« Jun   Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Top Rating

Tweetku

RSS Berita Detik

%d blogger menyukai ini: