FPI Terkalahkan?

…Semua itu, yang terjadi di dunia maya maupun di dunia nyata, persaingan antara kubu pendukung Cicak dan kubu pendukung Buaya telah membuka peluang terjadinya konflik horizontal antar dua kubu itu.

Berkait dengan itu, jika menilik pada beberapa peristiwa yang telah lampau, diantaranya seperti pada kasus Ahmadiyah, dimana juga terdapat dua kubu, yaitu kubu pendukung Ahmadiyah dan kubu penentang Ahmadiyah.

Dimana pada akhirnya, kubu penentang Ahmadiyah menjadi terkalahkan, dan salah satu kelompok dalam kubu itu, yaitu FPI, berhasil dijerat dengan tuduhan melakukan tindak kekerasan dan kriminal.

Hal mana, itu menjadikan para pemimpin FPI sebagai pesakitan tindak kriminal kekerasan dan penganiayaan sehingga meringkuk di penjara sampai dengan saat ini.

Itu semua harus dipikirkan secara matang, agar para pendukung KPK atau biasa disebut kelompok Cicak tidak bernasib seperti para pemimpin FPI, yaitu ditangkap Polisi selanjutnya dituntut oleh Jaksa yang berakhir dengan vonis Hakim sebagai pelaku tindak pidana kriminal.

Apakah kemudian kubu Cicak, yang menentang upaya kriminalisasi terhadap pimpinan KPK dan upaya perlemahan KPK, sebaiknya menyerah saja ?.

Mengingat melawan kehendak pemerintah yang berkuasa itu mempunyai konsekuensi dan resiko yang sungguh tak kecil, bahkan penjara bisa menjadi ganjaran akhirnya.

Segala resiko harus diperhitungkan. Oleh sebab itu bagi para facebooker dan netter serta blogger dan milliser yang ada di dunia maya juga para aktivis gerakan yang bergiat di dunia nyata, mulailah menimbang dengan matang dan berfikir ulang sejuta kali untuk tetap keukeuh berani menyatakan diri sebagai pendukungnya Kubu Cicak.

Mengingat yang dihadapi oleh para pendukungnya Kubu Cicak adalah pemerintah yang berkuasa serta mempunyai wewenang ditangannya untuk menegakkan hukum dan menjaga ketertiban masyarakat serta stabilitas negara. Hal mana, menentang pemerintah yang berkuasa tentu ada konsekuensi dan resiko yang mungkin harus ditanggung oleh para penentangnya.

Sudah siapkah para pendukungnya Kubu Cicak untuk menanggung resiko yang kemungkinan bisa di-Prita Mulayasari-kan dan di-FPI-kan ?.

Wallahualambishshawab.

http://politikana.com/baca/2009/11/13/cicak-akan-di-fpi-kan.html

Kepercayaan Tak Bisa Kiamat

Selasa, 06-05-2008 13:40:33 oleh: Binsar Antoni Hutabarat
Kanal: Opini

Janji pemerintah untuk melindungi warga Ahmadiyah lagi-lagi tak menjadi kenyataan, tanggal 28 April dini hari, aksi massa sekitar 400 orang berhasil membakar dan merusak masjid dan fasilitas Madrasah Al Furqon, milik anggota Ahmadiyah di kampung Parakan Salak RT/RW 02/02, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Massa baru meninggalkan tempat kejadian setelah masjid benar-benar terbakar.

Meski tak ada korban jiwa, Jemaat Ahmadiyah kembali harus tunggang langgang menyelamatkan diri dari amuk massa yang kedatangannya sebenarnya telah diketahui, namun tak mendapat antisipasi dari pihak kepolisian. Peristiwa seperti ini bukan hal baru di negeri ini. Terlalu banyak kekerasan massa terjadi di negeri ini yang tampaknya Baca entri selengkapnya »

Toleransi Terhadap Ahmadiyah

Rabu, 23-04-2008 13:56:41 oleh: Binsar Antoni Hutabarat
Kanal: Opini

Melalui perjalanan yang cukup panjang, akhirnya Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan (Bakorpakem) yang terdiri dari unsur kejaksaan, kepolisian, Departemen Dalam Negeri, dan Departemen Agama, dalam rapat di kejaksaaan Agung, Rabu (16/4), yang merupakan kelanjutan dari rapat 15 Januari 2008, mengusulkan kepada pemerintah agar memberi peringatan keras untuk menghentikan semua kegiatan jemaah Ahmadiyah, dan jika tak mematuhi rekomendasi itu, tak ada lagi toleransi, pemerintah diminta Baca entri selengkapnya »

Kasusnya Diberitakan, Ahmadiyah Diuntungkan?

Mengikuti berita di media massa akhir-akhir ini, kasus Ahmadiyah bisa jadi masuk jajaran top news. Dari mulai kasus penolakan masyarakat terhadap komunitasnya di beberapa daerah, tuntutan pembubaran dari beberapa ormas Islam, pembelaan dari pihak yang lain sampai pada keputusan Bakorpakem Kejagung yang ‘memberi kesempatan’ pada mereka untuk ‘bertobat’.

Yang saya amati, kok berita-berita itu malah kesannya jadi promosi gratis buat mereka ya? Mereka jadi kelihatan besar. Semua orang sekarang jadi tahu Ahmadiyah. Padahal sebelum-sebelumnya Baca entri selengkapnya »

Klarifikasi Fatwa DPR kafir oleh Al-Irsyad

PRESS RELEASE PIMPINAN PUSAT AL-IRSYAD AL-ISLAMIYYAH
ATAS PEMBERITAAN DI TELEVISI TENTANG FATWA PEMILU HARAM DAN
ANGGOTA DPR KAFIR OLEH “PERHIMPUNAN AL-IRSYAD” Baca entri selengkapnya »

Ahmadiyah di Jerman

Saat Komunitas Muslim Ahmadiyah membangun sebuah masjid di Berlin timur tahun lalu – tempat pertama berkembangnya komunisme di Jerman Timur- mereka tidak berfikir prosesnya akan mudah, namun mereka juga tidak menyangka akan mendapat ancaman pembunuhan. Baca entri selengkapnya »

Upaya Pembakaran Masjid di Ciledug, Tangerang

Tarikh: Isnin, 29 Jun, 2009, 10:06 AM
BERITAJITU.com. Masjid Ahmadiyah di Peninggilan, Ciledug Tangerang tadi pagi sekitar pukul 5.15 di bakar oleh 2 orang tak dikenal.
Masjid Ahmadiyah Peninggilan yang saat ini sedang dalam renovasi, hanya mengalami sedikit kerusakan yakni di ruang shalat kaum wanita. Pelaku tidak sempat melakukan pembakaran lebih lanjut karena terlihat dan ditegur oleh saksi. Bahkan rumah saksi sempat juga disiram dengan bensin, namun tidak sempat dibakar karena saksi berteriak. Baca entri selengkapnya »

Komisi Kerukunan MUI Kecam Pembakaran Masjid Ahmadiyah

Jakarta – Ketua Komisi Kerukunan Antar Umat Beragama MUI, Slamet Effendi Yusuf, menilai tindakan pembakaran Masjid Ahmadiyah di Jl Ciputat Raya, Jakarta Selatan, mencerminkan hilangnya akal sehat dalam beragama. Aparat kepolisian harus mengusut kasus ini dan menghukum pelakunya sesuai dengan UU yang berlaku. Baca entri selengkapnya »

Buku ‘Ilusi Negara Islam’ Mengadu Domba Ummat

YOGYAKARTA — Peneliti Yogyakarta, Dr Zuli Qodir, Adur Rozaki MSi, Laode Arham SS, Nur Khalik Ridwan SAg melakukan protes terhadap buku ‘Ilusi Negara Islam’ yang diterbitkan The Wahid Istitute, Maarif Institute dan Gerakan Bhineka Tunggal Ika. Buku tersebut dinilai tidak sesuai dengan apa yang mereka teliti dan isinya mengadu domba umat Islam. Baca entri selengkapnya »

Peluncuran buku ‘Ilusi Negara Islam’

Pers Release Peluncuran buku dan dvd

الحمدلله رب العالمين وبه نستعين على أمورالدنيا والدين والصلاة والسلام على أشرف الأنبيآء والمرسلين سيدنا م

جمد وعلى أله وأصحابه ومن تبعهم بإحسان الى يوم الدين ، اما بعد

The Wahid Institute, Gerakan Bhinneka Tunggal Ika, dan The Maarif Institute Tokoh Islam Moderat Meluncurkan Buku–”Ilusi Negara Islam: Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesia,” dan dan Seri TV/Video–”Lautan Wahyu: Islam sebagai Rahmatan lil-‘Alamin,” untuk Mewujudkan Islam sebagai Rahmatan lil-‘Alamin Jakarta, 16 Mei 2009

JAKARTA, INDONESIA (16 Mei 2009)—Tiga tokoh besar Islam moderat meluncurkan buku dan seri video untuk melestarikan tradisi dan budaya bangsa Indonesia yang santun dan toleran berdasarkan nilai-nilai luhur agama, serta mewujudkan dunia yang aman, damai, dan sejahtera. Baca entri selengkapnya »